Kembali Ke Index Video


Ajaran Astabrata

Kamis, 13 Oktober 2016 | 20:56 WIB
Dibaca: 1809
Ajaran Astabrata
BETARA BRAHMA

Media pastvnews.com, yuk kita ketahuai ajaran pemayangan dalam ajaran astra brata mana  pengaruh watak, sifat, dan karakteristik yang dimiliki para pemimpin Jawa,  belum lama  sebuah dialog budaya digelar mengupas tuntas,  “Ajaran Astha Brata Kadipaten Pakualaman, Relevansinya  dengan Kepemimpinan  Masa Kini”,. Dialog yang digelar rutin,diadakan  setiap  Selasa Wage, di  Kepatihan Danurejan, Yogyakarta.

Dalam pemaparan, KPH Indrokusumo, menyatakan watak  ideal  dari masing-masing  dewa  itu harus dimiliki  oleh  para pemimpin seperti bijaksana,adil, cerdas, penuh kasih  dan tegas  dalam menegakkan hukum.Watak tersebut menurutnya, harus  juga  dimiliki oleh penyelenggara pemerintahan.

”Model  kepemimpinn  Jawa berdasarkan,  teladan watak para dewa kelompok penjaga  alam semesta, al,  Batara, Indra,  Batara Yama,  Batara Surya, Batara  Candra, Batara Bayu,  Batara  Wisnu, Batara  Brama , dan Batara Baruna.”ujarnya.Berikut pemaparan yang dimiliki setiap dewa.

Batara Indra  dengan indentitas kalam bulu  angsa yang tertancap pada bola dunia serta  “renggan” berupa mahkota di atasnya, Indra  sebagai raja  para kawi atau para pujangga  tidak  henti-hentinya memberikan  pemahaman  ilmu kepada  siapapun yang dikehendakinya.

Dengan  menggunakan teladan  Batara Indra yang sangat  memperhatikan  pendidikan,seseorang pemimpin diharapkan  selalu  memperhatikan pendidikan orang-orang  yang dipimpinnya untuk maju dan berkembang.Akan  tetapi ,kesempatan itu diberikan dengan memperhatikan bakat dan karakteristik mereka.

Mereka yang  dikaruniai oleh pikiran cemerlang akan  diperlakukan  secara  berbeda dengan mereka  yang tidak terlalu  pintar.Demikian juga halnya  dengan  mereka yang malas belajar, mereka  akan  dididik dengan disiplin yang tinggi agar  menyadari pentingnya  menuntut ilmu.

Selain itu,  seorang pemimpin juga dituntut untuk cerdik cendikia dan dapat  menjadi  tempat bertanya bagi siapapun  yang memerlukan  bantuan jawaban dan persoalan-persoalan  yang dihadapinya.

Kegemaran Batara  Indra adalah  membimbing dengan harapan  agar  mereka  tidak khawatir dan salah tafsir  dalam mengartikn  serta menerapkan  ajaran karena  mereka  telah  berhasil  memahaminya.Bodoh dan pandai adalah  takdir  Tuhan  yang Maha Kuasa, meskipun demikian  seluruh  manusia  harus tetap berusaha.

 Batara  Yama, Gambar tungku di atas perapian dengan  lidah  api sebagai  sarana  pembakarannya  mewakili  keberadaan Batara  Yama sebagai  penegak hukum dan penumpas  kejahatan. Batara  Surya,  divisualisasikan degan  renggan  bunga   matahari yang inti bunganya  berwarna kuning emas.Melalui  renggan

 “ sekaligus  mewakili bentuk dan warna “ koin  uang emas” yang menjadi kesukaan  Batara  Surya,seperti yang tertera dalam  teks.Melalui renggan “koin  uang  emas” diingat  untuk  giat bekerja  mengupayakan, dan mengelola  kekayaan  secara  benar.Batara Yama, tak henti-hentinya yang bijaksana ini membersihkan  kotoran di bumi, yaitu  dunia para  pencuri.Kejahatan  mereka  yang suka   mencuri itulah  yang dibenci oleh  Batara Yama. Yama selalu  menghalau  para pencuri, durjana,  pembohong yang selalu berdusta dan segala  perbuatan  yang tercela lainnya.

 Batara  Candra  :  bunga  soma  bunga  yang mekar dan harum di malam hari ini mewakili keberadaan Batara Candra yang selalu  dirindukan.Ia pemberi kasih dan penghangat cinta .Melalui teks dan renggan  ini diperoleh  pemahaman  perlunya  menumbuhkan  dan memelihara  rasa kasih  sayang  antar  manusia .

Seorang pemimpin  idealnya  memiliki  daya pesona dan kepribadian  yang menarik  Dengan  kelebihan itulah, dia akan   mendapatan rasa simpati dan empat dari rakyat yang dipimpinnya.Mereka selalu  merindukan  kehadiran sang  pemimpin  yang akan berada  ditengah tengah merek dengan  kata yang  lemah lembut dan menyejukkan.

Sang pemimpin  akan terus menerus  menebarkan benih  cinta kasih sehingga  rakyat yang dipimpin akan selalu  setia,  tunduk dan patuh.  Negeri  dengan pemimpin  seperti  ini akan menjadi  negeri  yang tentram  dan damai. Di negeri ini tidak akan ada  saling permusuhan di  kalangan  rakyatnya. Dalam kalbu  mereka hanya  bersemayam  rasa  cinta  bukan saling hasut, iri atau dengki.

 Batara Bayu : Diilustrasikan, Batara Bayu berpenampilann  gagah  perkasa, berhidung dhempok,  bermata thelengan, bekumis  dan  berjenggot.Ia  digambarkan berbeda  dibandingkan dengan dewa-dewa  yang lainnya, karena  tidak mengenakan  mahkota  dewa.

Batara  Bayu hanya bergelung  rambut yang dinamakan  gelung  mangkara, ber-jammang  sada sealer atau  turidha, dengan  kancing  pada ujung gelung  bermotif  seekor  garuda ,bersumping jenis  pudhak sategal  atau pandhan  binethot. Sunggingan  muka   berwarna hitam melambangkan  kedewasaan ,kematangaan   dalam ilmu  dan segala   kehidupan.

 

Pada pinggangnya berselipkan  keris,  ber-badhong degan hiasan  bunga,  mengenakan   celana  dengan hiasan  porong  naga terlukis di atas  paha. Taberi,kaku  hati  namun  kekakuan  itu hanyalah  bersikukuh untuk suatu  kebenaran, tegas  dalam  bertindak  tidak  mudah  dipaksa, pendiriannya   bak gunung  besi  yang tidak tergoyahkan , dan juga rajin dalam  melakukan  pekerjaan.

Batara Wisnu : digambarkan  di dalam  lukisan bebadan hitam cemani, berwajah “lanyap”,berhidung lancip dan bermata gabahan ataua liyepan.Ia mengenakan mahkoa”kethu dewa oncit”, ber-jamang sada sa eler,bersumping mangkra .Rambutnya  berambuta terurai,bersampir,berjubah,serta bersepatu.Ia digambarkan duduk di dhampar dengan trap yang lebih  tinggi.

Di hadapannya terdpat  tonggak yang di atasnya berupa tungku  dupa yang menyala. Ia digambarkan  berada di dalam sebuah  tempat bangunan pemujaan.Batara Wisnu adalah sosok dewa yang cerdas,tahu segala kejadian yang akan terjadi di dunia berdasarkan ketekunan dalam berolah bathin dan  rasa.

Di samping itu ia pun  mempunyai  watak  bijaksana,  mampu berdiri sebagai pamomong yang memberikan pengayoman,adil,tajam dalam bathin  dan pikiran,serta menjunjung kebenaran.




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi