Waow Ini Baru Oke Kampung Madu Kedungpoh Sekali Panen Bisa 30 Juta ?
Senin, 28 Desember 2015 | 10:05 WIBNglipar-Media PASTVNEWS.COM, Beternak lebah madu teryata tidak bisa sepelekan atau diremehkan, seperti peternak lebah madu di Desa Kedungpoh, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul ini.
Seperti haslnya yang di sampaikan Pak Wasito minggu 27 Desember 2015 Dirimnya mengaku menjadi peternak lebah madu yang sudah puluhan tahun dan usaha ini secara serius bahkan di yang di geluti bidang ternak tawon madu jenis local (firana) ternyata cukup menarik.
saya melaukan usaha dengan perjalanan yang jatuh bangun saat merintis ternak madu dari awal sampai sukses ini diceritakan kepada awak media Pastvnews.

warsito peternak lebah madu
Dari tahun 90an saya sudah mengikuti pelatihan beternak lebah di Majalengka, Jawa barat, ungkap Pak Wasito.
Kemudian setelah dari pelatihan membeli lebah madu impor jenis felievera dari daerah gringsing, Jawa Tengah.
Saya membeli bibit lebah impor tersebut 8 kotak dengan harga 3 juta waktu itu, tetapi hanya bisa berjalan selama 6 bulan, dikarenakan factor pengetahuan yang belum cukup.
Masalah sumber pakan lebah, kemudian kita hanya mendapatkan ilmu teori, praktek belum, dan pengalaman belum ada, sehingga selesai di 6 bulan tersebut.
Namun karena tekat saya untuk bisa mengembangkan ternak lebah madu, maka saya mulai mengumpulkan lebah local asli jenis Cirana, tinggalan dari nenek moyang di daerah sekitar sini saja, jelas Pak Wasito.
Lebah jenis lebah local ini setelah saya rawat dengan sungguh-sungguh teryata hasilnya sangat bagus sehingga saya dikembangkan sampai saat ini.
Untuk memanen 100 kotak lebah, bisa menghasilkan 1,5 kwintal madu, masih kata Wasito. Setiap kilo madu kita menjual Rp. 200 ribu, berarti kalau 1,5 Kwintal madu bisa menghasilkan sekitar RP. 30juta/sekali panen. meski demikian soal hasil memang kadang juga tidak ajek, lanjut pria tersebut.
Jadi kalau untuk membiayai 2 anak sekolah di SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMU (Sekolah Menengah Umum) saja lebih dari cukup.
Untuk memanen yang paling bagus awal musim penghujan dan setelah kembang jagung mekar, itu sungguh luar biasa hasilnya, pernah satu kotak menghasilkan 6 kilo madu.
Kalau 100 kotak bisa menghasilkan berapa ?, Pak Wasito mengakhiri pembicaraanya, Apalagi kelompok Pak Wasito ini mempunyai sekitar 500 kotak, sungguh luar biasa hasilnya. Bersambung. Wjn





