INDONESIA BUTUH TOKOH INSPIRATIF PAHLAWAN NASIONAL
Sabtu, 5 Maret 2016 | 15:04 WIBDibaca: 1992
Demikian diungkapkan, mantan Menpora Roy Suryo dalam seminar Kepahlawanan Ki Soegondo Djojopoespito,melengkapi usulan gelar Pahlawan Nasional, yang berlangsung di Gedung Data Majelis Luhur Perguruan Taman Siswa (MLPTS), Yogyakarta.(22/2).
Tampil sebagaiapembicara, Drs.Rpy Suryo (mantan Menpora), Prof. Dr. Sutaryo, Sp.AK,Ki Drs.Sugeng Subagyo, MM, dan Ir. Soenaryo Djojopoespito.
Dikatakan, sebagai pahlawan nasional, Ki Soegondo Djojopoespito menjadi penting dalam membangun karakter bangsa, karena sebagai anak bangsa Ki Soegondo Djojopoespito, sebagai tokoh inspiratif.
Untuk membangkitkan semangat dan jiwa nasionalis bagi generasi muda, Indonesia masih banyak membutuhkan pahlawan-pahlawan nasionalis, “ tandas Roy Suryo.
Sebagaimana, dicontohkan, Roy Suryo, nama Ki Soegondo Djojopoespito, merupakan tokoh pemuda, yang melahirkan gerakan-gerakan nasionalisme yakni, Sumpah Pemuda, untuk memberI penghargaan atas jasa dan kiprahnya dalam kongres Sumpah Pemuda, namanya diabadikan di salah satu nama gedung Pusat Pelatihan Kepemudaan di Cibubur.
Sedangkan, Priyo Dwiarso, dalam pengantarnya, menyatakan kekecewaan terhadap pemerintah, hampir 4 kali, pengajuan Ki Soegondo Djojopoespito, sebagai pahlawan nasional selalu ditolak dengan alasan yang tidak jelas. “ Sudah sejak tahun 2009,hingga kini belum terealisir.” Ungkap Priyo tanpa menyebut kekuranglengkapan berkas tersebut.
Namun, menurutnya, kekurangan tersebut, sebagaimana disarankan dari Pemerintah Pusat lewat Kementerian Sosial, pemerintah menilai masih belum cukup kuat dukungan dari segi sejarah untuk menetapkan Ki Soegondo Djojopoespito sebagai pahlawan nasional.
Di samping itu, , pemerintah masih memandang peran Ki Soegondo Djojopoespito sebagai ketua kongres Pemuda yang melahirkan Sumpah Pemuda.”
Jika hanya dilihat dari kiprahnya Ki Soegondo hanya sebagai ketua panitia belum cukup kuat untuk mengajuan Ki Sogondo Sebagaia pahlawan nasional.
Dengan adanya seminar yang kali ini sebagai upaya untuk melengkapi dan mengumpulkan dan mengekplor berbagai peran dan kiprahnya Ki Spoegondo Djojopoespito,” ungkapnya. (san/joek)

Video Terkait
Tidak Ada Komentar
Tinggalkan Komentar
*) Wajib Diisi




