Kembali Ke Index Video


Banyaknya Bantuan Alat Mangkrak, Begini Pesan Sekretaris Disperindagkop ESDM

Sabtu, 24 Desember 2016 | 14:29 WIB
Dibaca: 1195
Banyaknya Bantuan Alat Mangkrak, Begini Pesan Sekretaris Disperindagkop ESDM
TERIMA BANTUAN

Wonosari, (Pastvnews.com) – Tujuan pemerintah baik pusat maupun daerah memberikan bantuan alat kepada kelompok KUBE  supaya bisa dimanfaatkan sehingga bisa berkembang yang efeknya untuk kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Namun, kadang alat yang sudah diberikan itu tidak dimanfaatkan bahkan hanya dibiarkan mangkak, hal ini di Gunungkidul sudah banyak terjadi dari nilai bantuan ratusan juta sampai milyaran.

Seperti  bantuan pengolahan pupuk organik di Padukuhan Nglaban, Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo ketika itu alat sudah bertahun-tahun  mangkrak. Pasalnya  mesin dan bahan pupuk sama sekali belum pernah berproduksi pada saat itu. Sebuah hal yang patut disayangkan karena sebenarnya bantuan ini bernilai ratusan juta.

Juga pemanfaatan mesin pembuat pakan ikan alternatif atau pellet,  mesin-mesin bernilai ratusan juta rupiah tersebut lebih sering mangkrak ketimbang penggunaanya. Padahal pengadaan  mesinnya menggunakan dana APBN dan sisanya menggunakan dana APBD.

Pada saat itu tiga mesin dari APBN disalurkan ke kelompok bubidaya ikan di tiga Kecamatan Paliyan, Tepus serta Ponjong.  Sementara itu lima mesin dari APBD disalurkan ke Semin, Karangmojo, Ponjong, Rongkop dan Nglipar.

Belum lagi bantuan alat pengolahan biji jarak yang nilainya milyaran yang berada di daerah Trowono, Saptosari, alat ini tidak bisa dimanfaatkan alias hanya mangkrak, karena kapasitasnya terlalu besar, yang diolah tidak ada,  yang mengolah juga tidak mampu karena alatnya modern.

“Bantuan alat pengolahan biji jarak yang nilainya milyarn yang berada di Trowono, Saptosari sampai sekarang tidak dimanfaatkan, karena kapasitasnya terlalu besar, yang diolah tidak ada, dan yang mengolah tidak mampu karena atatnya modern,” ungkap  Sekretaris Disperindakop ESDM Kabupaten Gunungkidul, Anwarul Jamal, Jum’at, 23/12/2016, ketika memberikan sambutanya dihadapan para kelompok KUBE yang mendapat bantuan dari kementrian Perindagkop ESDM di Balai Desa Gari, Kecamatan Wonosari.

Dengan mengacu kepada alat pengolahan biji jarak tadi Anwarul Jamal berpesan supaya alat yang sudah diterima bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha produktifnya. Karena alatnya sudah tepat guna, sasaranya sangat banyak menjangkau seluruh pelosok  sektor IKM di Wilayah Gunungkidul.

“Saya harapkan supaya alat ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha yang produktif, karena alat ini sudah tepat guna, sasaranya juga banyak, menjangkau seluruh pelosok sektor IKM di Gunungkidul,” jelasnya.

Upaya pemerintah untuk memberikan bantuan ini bisa tepat sasaran, dan manfaat,  mekanismenya  alat ini dibelikan oleh kementrian diberikan kepada Disperindagkop ESDM dan kemudian diberikan kepada para pelaku IKM selaku penerima manfaat.

“Jadi kalau nanti alat itu tidak dimanfaatkan akan ditarik lagi oleh kita dan akan diberikan kepada orang lain yang masih membutuhkan, “imbuhnya.

Tapi Sekretaris Disperindagkop ini  percaya bahwa alat yang diterima akan dimanfaatkan, karena sebelum mendapatkan alat-alat ini sudah melalui seleksi dan pengecekan di kelompok masing-masing. W. Joko N




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi