TIM PEMBURU HANTU HADIR DI MALIOBORO ADAKAN
Selasa, 10 November 2015 | 19:30 WIBMedia-pastvnews.com, di tengah keramaian pusat kota Yogykarta, Malioboro, tiba-tiba muncul Tim Pemburu Hantu sontak,memadati kawasan Malioboro yang sudah mulai dipadati wisatawan,pengunjung sudah mengenali wajah “sang pemburu hantu” lewat tayangan televisi.
Hadirnya di pusat jantung kota Yogyakarta menarik perhatian khalayak.Sebagian besar pengunjung sudah mengenali sosok wajah di televisi, bahkan pengunjung ketika berpapasan merasa ragu saat hendak menegur, antara ya dan tidak.
namun setelah beberapa awak media yang ingin mengabadikan momen ini, pengunjung ikutan mengabadikan lewat foto ponselnya. Pengunjung baru mempercayai setelah melihat pin bertulis “ “pemburu hantu” yang dikenakan di dada kiri Hariry Muhammad Abdul Karim.
Hadirnya di kawasan Malioboro, sebagaimana diungkapkan,Hariry di samping menikmati obyek wisata juga keinginan untuk melepas kangen dengan warga Yogya pasca gempa bumi.
“ Pasca gempa saya baru kali ini ke Yogya, dan saya bangga dan haru dengan masyarakat Yogya yang ramah,dan tahan uji sekalipun gempa pernah meluluh lantakkan namun ketegaran jiwanya, “ ungkap Hariry saat gempa bumi ia denganbeberapa rombongan timnyamengadakan bakti social di wilayah gempa bumi.
Awak media mengatahui kehadiran Hariry MAK, segera membidikan kamera diarahkan sosok, Hariry MAK, baru mempercayai jika yang dibidik adalah sosok Pemburu Hantu beberapa awak media segera mengabadikan ke arah sang PH, wisatawan bahkan pengunjung memanfaatkan kesempatan dengan ponsel camera mengabadikan sosok Hariry MAK yang pernah tayang dalam acara Pemburu Hantu.
Seorang pengunjung Sumardi, penduduk asal Magelang ini dijumpai mengaku pernah melihat sosok Hariry MAK dikenal lewat Pemburu Hantu di TV.” Saya dulu pernah melihatnya, maka ketika Pak Pemburu Hantu berkunjung ke Malioboro saya senang bertemu dan bersalaman,” ungkapnya.
Lain halnya yang dialami, Jojok asal Kuncen, Yogyakarta ini mengaku “ Saya pas jalan-jalan kok,saya lihat wajah itu, setelah saya ingat-ingat siapa ya namanya, cukup saya pikir dan ingat-ingat yah betul pak Hariry Pemburu Hantu wah hebat lho, beda ya tampilannya, soalnya kalau pakai surban pak Hariry lebih keren lho, hebat” katanya, sembari mengarahkan foto ponselnya.
Sekalipun tidak lagi tayang di TV ada beberapa stasiun tv namun kehadiran Hariry MAK yang pernah tayang tetap eksis, hal tersebut diakui Hariry. “ Kami jarang tampil, namun demikian kami masih tetap eksis kok, dan mengadakan bakti social ,dan melakukan pengabdian dan konsultasi apapun terutama masalah yang ghaib.“ ungkap pria berpenampilan penuh kebapakan dan bijak.
Hariry MAK yang memliki pondok pesantren. Dalam lawatan ke Yogya juga mengakui, jika ke Yogya selalu ingat akan peristiwa gempa bumi yang pernah meluluh lantakkan Bantul.”
Dalam lawatan di Yogya,selain bernostalgia di bekas kerajaan Dinasti Mataram ini, ia menyempatkan berzirah di makam pendiri Kraton Ngayogyakata Hadiningrat, Hariry dan rombongannya juga berkunjung dan silaturahmi ,berziarah di Malang, Jombang, Situbondo dan beberapa kota di Jawa Timur.
Hariry yang sudah puluhan tahun menggeluti metode Hisab, sebagaimana diungkapkan, serta geapana khusus/puter guling,Hariry MAK dapat memberikan yang terbaik bagi masyarakat, berbagai problem,termasuk dalam aspek kehidupan.
Atas dasar itulah sulung dari tiga bersaudara dan Hariry dibesar dilingkungan pondok pesantren, wajar jika dalam mempelajari ilmu Hisab makin intens, karena lingkungan keluarga yang karakteristik, membentuk sosok Hariry MAK.
Mempelajari ilmu Hisab Parapsikologi sebagaimana diungkapkan Hariry mengaku belajar dari keluarganya, tertutama Bapak dan Kakeknya yang membentuk dirinya menjadi makin matang dalam mengolah dan kepekaan bathin
” Saya belajar dari bapak dan kakek saya di pondok “ tuturnya.Pria yang cukup intens dalam mengolah keilmuannnya ini, diakui ada beberapa kelebihan Hariry, di antaranya mampu membaca secara langsung apa yang ada pada diri seseorang.
Melalui teropong gaibnya, Hariry juga dapat mengetahui jati diri berbagai penyakit non medis, serta permasalahan hidup dan keluarga.
Dari pengalaman menjalani profesi, pakar hisab Pak Hariry demikian panggilan akrabnya di tempat prakteknya di Cirebon banyak didatangi dari berbagai kalangan masyarakat,baik pasien dari berbagai kota sampai asal mancanegara dengan latar belakang beragam dari tukang sapu,tukang becak sampai pejabat di pemerintahan, swasta, artis, militer.
“ Saya tidak membedakan latar belakang, saya kebetulan mendapat kesempatan untuk mempelajari ilmu datangnya dari Allah ya saya tularkan kepada orang lain lewat ilmu yang saya pelajari dan bermanfaat. ” tuturnya. Isan






