Peringatan Hari Kessaktian Pancasila Tahun 2016 'Waspadai Bangkitnya PKI
Minggu, 2 Oktober 2016 | 08:11 WIBMedia online pastvnews.com, bersejarah menyisakan luka yang begitu dalam, bagi perjalanan s ejaraha bangsa, beapa tidak sejarah kelam,menikamnya PKI dari belakang untuk kedua kali setelah peristiwa Madiun. Peristiwa itu, kini diabadikan dalam diorama Monumen Pancasila Sakti, tentang kekejaman PKI dan penculikan perwira TNI di Jakarta dan Yogyakarta.
Peristiwa di Yogyakarta, menyisakan luka cukup pedih, Markas Korem 072,yang terletak di jalan Jenderal Sudirman,(kini Museum pusat TNI Dharma Wiratama) 51 tahun diduduki pembrontak yang dipimpin Mayor Mulyono.Sedangkan Danrem 072 dan Kasrem, masing-masing Kolonel Katamso dan Letkol Soegiyono diculik.

sarasehan bahas peringatan PKI agar lebih waspada
Yang akhirnya setelah melakukan pencarian dua prwira ditemukan dalam keadaan sudah tidak benyawa di Markas YON L (ketika itu) , peristiwa tersebut tergambar jelas dalam diorama yang terpampang di dinding Monumen Pancasila Sakti. Untuk kesekian kali peringatan Hari Kesaktian Pancasila tingkat DIY di pusatkan di Lapangan Markas TNI Yon 403,Kentungan, Yogyakarta.
Peringatan yang belangsung hikmat, siangkat tersebut mengambil tema : Kerja Nyata Untuk Kemajuan Bangsa Sebagai Wujud Pengamalan Pancasila. Sebagai inspektur upacara Gubernur DIY Sri Sultan HB X, sekaligus sebagai pembaca teks Pancasila dipimpin langsung oleh Gubernur DIY, sedangkan ikrar Ketua DPRD Propinsi DIY, dan diakhiri dengan pembacaan doa.
Hadir dalam acara tersebut, Danlanal, Danlanud,Danrem 072/Pmks, Wakapolda,DPR, sedangkan peserta upacara terdiri dari ormas kepemudaan, pelajar dan mahasiswa, Taruna ,FKPPI, Pol PP jajaran TNI-Polri, Dan diakhiri, setelah terlebih dulu mengunjungi ruang penyimpanan benda bersejarah milik dua pahlawan yang gugur, 51 tahun lalu.
Seusai, upacara Ganis Pribadi, menyatakan ungkapan rasa terma kasihnya , atas perhatian kepada ayahnya.“ Harapan saya semoga dengan peringatan kali ini menumbuhkan kecintaan pada bangsa dan tanah air, dan tetap meningkatkan kewaspadaan bangkitnya PKI,” ungkapnya di tengah ramah tamah. Isan Riyanto.





