PENDAPATAN PENJUAL JASA PENUKARAN UANG BARU MENURUN 2016
Selasa, 5 Juli 2016 | 09:35 WIBMEDIA PASTVNEWS.COM, RUPANYA merayakan lebaran dengan memberi baju baru kepada sanak, terutama anak-anak merupakan kebanggaan tersendiri, betapa tidak lebaran yang berlangsung setahun sekali merupakan momentum untuk menebar kasih sayang dan saling memaafkan.
Memberi uang di saat lebaran merupakan satu kebahagian tesendiri, terlebih lagi jika kondisi uang yang diberikan masih baru, sudah dapat dipastikan yang menerima akan merasa senang.Kebiasaan ini rupaya dijadikan ladang bisnis untuk memanfaatkan untuk meraih rezeki.
Dari pantauan Pastvnews, lebih dari lima puluhan penjual jasa penukaran uang baru yang tersebar di sepanjang jalan Panembahan Senopati, jumlah penjual jasa penukaran uang semakin bertambah saat mendekati hari Raya Idul Fitri.
Yang menarik, para penjual jasa penukaran uang baru tersebut dengan menggelar dan brjajara di sepajang jalan, mereka memajang uang pecahan baru di papan display yang terbuat dari kayu dan triplek, aaua dipajang di atas jok kendaraan. Selain itu, uang tersebut dibungkus dengan plastik untuk menghindari debu atau air, agar kelihatan rapi dan menarik pembeli.Nilai uang baru yang mereka pajang diantaranya pecahan uang baru Rp. 2 ribu,Rp.5 ribu,Rp.10 ribu,Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu. Sedangkan untuk harga , rata-rata para penjual jasa mengambil keuntungan Rp 10.000,- per plastik uang baru. Sutarman, maupun Widodo yang mengaku sudah lama membuka penjual jasa saat menjelang lebaran memgaku, jika penghasilannya menururn dibandingkan tahun lalu. Menurutnya, menurun jumlah pendapatan, sebagaimana diungkapkan, warga Bantul dan Sleman dikarenakan makin banyaknya pesaing yang membuka usaha serupa.Di samping itu, adanya mobil kas keliling dari beberapa bank yang menyediakan jasa penukaran uang turut mempengaruhi jumlah pembelinya menurun.Dibandingkn lebaran tahun lalu, dalam sehari dirinya mampu menjual laris manis 30 hingga 50 plastik uang baru, tahun ini ia hanya mampu menjual paling banyak 20 plastik uang baru per hari.
” Sekarang banyak orang yang lebh memilih menukarkan uangnya melalui mobil kas keliling, yang disediakan bank secara gratis dan tidak dikenakan biaya tambahan, tahun lalu saya ngantri dari pagi siangnya baru kebagian, sekarang lebih mudah ,” tuturnya. isan





