Adat kenduri yang masih lestari "bisa dongkrak kenalkan potensi desa
Selasa, 15 September 2015 | 11:19 WIBRedaksi-media pastvnews.com, sebuah adat kenduri yang di gelar oleh masyrakat Jawa ternyata masih banyak yang di uri uri atau di lestarikan.
Satu dari sekian pelestari adat kenduri yakni padukuhan Gemawang Putat Patuk gunungkidul seperti ada pantauan media ini, Senin legi 14 september 2015 melangsungkan kirab budaya.
Kirab ini di awali dari lapangan desa di perbatasan padukuhan Plumbungan dan arak arakan keliling desa. Kirab yang mengusung beragam potensi berakhir di balai dusun setempat.

gunungan siap di perebutkan dalam kirab budaya gemawang 2015
Dukuh Tumiyo melakukan serah terima kemudian memberikan wejangan. Dalam sambutannya ucara kirab adalah untuk mengangkat potensi budaya yang ada, kemudian selain sebagai ajang promosi juga untuk melestarikan adat kenduri seperti ini tidak bisa di pungkiri kenduri mampu mempertemukan banyak hal yang positip "kata Tumiyo.
Acara kenduri bersama tahun 2015 ini untuk perkepala keluarga memberikan 5 sarang (wadah) yang diisi ragam makanan siap saji.
kemudian terkumpul sarang sebantyak 350 an. Jadi setiap KK membuat 5 kemudian jumlah totalnya ada 17 kk sehingga terkumpul sebnayak itu.
Yaa ini sebagai ajang positif sehingga tahun kedepan akan di gelar serupa, selain itu Gemawang memiliki kebun buah coklat/kkao dan pasca kirab dan kenduri akan menggarap wisata perkebunan kko "kata Tumiyo. pur/fq

Video Terkait
- Kirab Budaya Padukuhan Gemawang Putat Gunungkidul "Angkat Wisata Perkebunan Coklat
- Padukuhan Baran Desa Salam Patuk Gunungkidul Belajar Kirab Budaya





