Terkait Akses Jalan Embung Sriten Yang Amburadul, Begini Komentar Bappeda
Senin, 5 September 2016 | 10:17 WIBGunungkidul media Pastvnews.com-Jalan yang curam dan menanjak tajam, banyak rintangan batu-batu yang berserakan itu memang yang disukai para penggemar motocross, tetapi kalau jalan itu menuju ke kawasan destinasi wisata, tentu ini bermasalah bagi para wisatawan.
Seperti kawasan destinasi wisata Embung Sriten, Pilangrejo, Nglipar ini, untuk menuju ke puncaknya membutuhkan ekstra hati-hati, karena akses jalannya yang curam, menanjak, berlubang dan banyak batu-batu yang berserakan, apalagi ketika sudah akan sampai ke puncaknya.
Terkait dengan akses jalan yang masih amburadul ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Syarif Armunanto, Minggu, 04/09/2016 sore, ketika datang ke Embung Sriten dengan rombongan motocross, mengatakan, kalau inprastruktur jalan sudah diajukan ke propinsi, namun demikian proposal baru dikembalikan karena masih ada beberapa kekurangan supaya dibenahi.
“Kalau sudah kembali lagi ke saya, nanti ditandatangani dulu oleh bupati, kemudian kita lanjutkan ke propinsi, yang terpenting inprastruktur jalannya dulu, karena kasihan wisatawan yang akan menuju kesini, ”jelas Syarif.
Untuk realisasinya, lanjut Syarif, kalau mengajukan tahun ini, mudah-mudahan bisa tahun depan sudah bisa dibangun akses jalanya. Karena strutur tanah yang masih labil dan sedikit hujan rawan longsor, maka kalau nanti cepat terealisasi diperkeras dan di aspal bisa diatur, ada gorong-gorong dikanan kirinya, supaya ke depanya pengunjung bisa nyaman dan aman, pungkasnya.
Sementara Kepala Bappeda DIY, Tavip Agus Rayanto, ketika dikonfirmasi ditempat yang sama, mengatakan, masalah jalan mau searing dengan kabupaten, karena masih menunggu pembebasan pelebaranya.
“sebagian tanah khan milik penduduk, jadi harus rembukan dulu, yang jelas ada program kesana,tetapi dengar-dengar penduduk mau meng-iklaskan,” jelasnya.
Tidak hanya sampai disitu saja tetapi selain akses jalan, tentu harus ada pengembangan destinasi wisata ditempat ini.
Sigit Raharjo, Kepala Dinas Perikanan DIY dan sekaligus menjabat PJ Wali kota Yogyakarta, akan ikut berpartisipasi dalam pengembangan Sriten ini.
“tergantung masyarakat akan minta seperti apa, kalau mau mengembangkan perikanan ditempat sini akan kami bantu ikanya, tetapi jangan di embungnya, mungkin bisa dibawahnya,”kata Raharjo singkat. W. Joko Narendro.
“






