Mau Wisata ‘Malah Berduka ‘Bus Angkut Wisatawan Asal Boyolali Nabrak Bukit Kedungbuweng ‘ Siapa Korbannya ? Ini Dia
Senin, 4 Desember 2017 | 07:51 WIBImogiri-media pastvnews.com, jika anda ingin berwisata dimanapun yang anda tuju maka hendaknya survei lebih dulu medannya, apalagi jalan yang sempit bisa menjadi bahan pertimbangan jika akan menggunakan bus besar.
Salah satu jalan yang berkelok dan nanjak dan sempit akan dapat di temui jika anda akan berwisata di kawasan Dlingo lewat Imogiri, Ya Kedungbuweng salah satu wilayah yang lokasinya sudah berkali-kali menelan lakalantas yang membawa wisatawan.
Seperti halnya bus yang membawa wistawan dari Boyolali Jateng bus nabrak tebing yang sering di gunkan motor trail.

KEPALA BUS LANGSUNG JAYA REMUK SETELAH NYOSOR TEBING
Sang Sopir diduga tidak menguasai medan sehingga bus “Langsung Jaya” dengan nopol AD 1425 FF berpenumpang 66 orang menabrak tanggul di bukit kawasan tersebut di Dusun Buweng, Wukirsari, Imogiri Bantul.Minggu (3 /12/2017).
Dalam kecelakaan tesebut setidak 2 orang meninggal dunia masing Wahyudi dan Susilo (39) di tempat, 6 orang kritis dan segera dilarikan di rumah sakit terdekat.
Wisatawan asal Boyolali menurut rencana melakukan rekreasi dengan tujuan Tebing Breksi,Hutan Pinus dan Pantai Depok.
Menurut saksi mata Isindrati, warga Boyolali yang selamat dari musibah tersebut, meski di bagian tubuhnya lecet. Sedangkan beberapa korban lainnya segera dilarikan di RS P Senopati dan RS Nur Hidayat.
Rombongan wisatawan asal Boyolali dengan tujuan berangkat dari Boyolali dengan tujuan Tebing Breksi, Hutan Pinus dan Pantai Depok, namun naas sesampainya di Bukit Bego, bis berpenumpang 66 orang terjadi lakalantas menabrak tebing.
Adapun korban berada di Puskesmas Imogiri, yang di himpun awak media pastvnews.com, antara lain, Parmini (52),Sriyanti(34) Slamet Tirtoraharjo (60).
Lusia Melantika(10),Sunardi(52),Tr Nurhayani (32),Purwanto (32),Puji Rahayu(49),Erviana 95), Kastoyo (58),Alika (7),Khodri Wasono (39).Korban berada di RS Nur Hidayah al. 1.
Sri Mulyani (60),Ria(33),Celsi (5),Mulyani(53),Dalmadi (60),Sri Ambarwati (60),Sandi Caturwarga(47),Marisa (26), Kesid (5), Kevin (15 bulan),Sri Rejeki (44), Aulia (8), Sujah (73), Eko (11), Wuandari (32), Naya (11),Ismiati,Siti Istinah(24),Wahyudi (MD). Yul/his/pmi/isr

Video Terkait
- Inilah Kondisi jalan utama selopamioro dan Sriharjo pasca di terjang banjir 2017
- Banjir bandang menerjang Selopamioro, Sejumlah toko ludes ternak hanyut
- 5 HARI SEBELUM BANJIR PAK DUKUH KEDUNGMIRI DI SAMPERI ULAR LUWUK'
- Godean rawan tanah longsor 'setiap musim hujan warga was-was' Hujan deras selalu ngungsi
- Rawan bencana banjir ini usul warga Siluk 1 Selopamioro bantul
- Tingginya Urbanisasi Berdampak Pada Layanan Kesehatan





