NU KEMBANGKAN EKONOMI, PENDIDIKAN & KESEHATAN
Kamis, 7 Februari 2019 | 07:51 WIBYogyakarta -media online Pastvnews.com - Lintas Ekonomi dan perbankkan - Nahdlatul Ulama (NU) bertekad mengembangkan perekonomian, pendidikan dan kesehatan untuk mengangkat sejahteraan warganya (nahdziyin) dan masyarakat luas.
Itu adalah program Ketua Umum PB NU KH Prof Dr Said AQil Syiraj. Salah satu langkah yang untuk mengembangkan peremonomian adalah sejak tiga tahun terakhir di Yogyakarta telah beroperasi Unit Simpan Pinjam Syariah INKOPSIMNUS Nusa Makmur".
Aset tersebut, kata Direktur Utama lembaga keuangan ini, Fahmy Akbar Edries, ketika berbincang dengan awak media Pastvnews.com, di Kantornya Jl Gayam Yogyakarta, Rabu (6/2).
Menurutnya, lembaga keuangan ini adalah salah satu usaha yang adanya karena inisiatif Ketua Umum PB NU itu. Aset yqng ada sejumlah Rp 30 Miliar. Sedangkan uang yang berputar sudah mencapai Rp 100 Miliar.
Itu semua disalurkan sesuai dengan kerentuan ke sekitar 10.000 orang melalui berbagai koperasi ataupun kelompok yang ada diantaranya yang bergerak di bidang peternakan, perikanan dan dagang sapi.
Menjawab pertanyaan awak media tentang berapa target untuk tahun 2019, Fahmy menyatakan pihaknya mentargetkan aset Rp 50 Miliar dan omsetnya sebesar Rp 100 Miliar.
Sesuai dengan komitmen bahwa 50 persen dari laba yang ada adalah untuk NU, sehingga harapannya bisa menguatkan dan membesarkan ormas islam itu", tambah Fahmy.
Fahmy yang juga salah seorang pengurus PWNU Daerah Istimewa Yogyakata itu juga menjelaskan, sedangkan usaha di Bidang pendidikan yang dilakukan oleh NU salah satu contohnya didirikannya Universitas NU Yogyakarta.
Sedangkan usaha bidang kesehatan didirikannya sejumlah klinik kesehatan di sejumlah yempat dan rumah sakit di Kulonprogo. Pardi






