NEGARA PARIWISATA EATOF DEKLARASIKAN JOGJA TRAVEL MARK
Jumat, 21 Oktober 2016 | 09:32 WIB
MEDIA ONLINE PASTVNEWS.COM, INDUSTRI Pariwisata mempunyai peran penting dalam pembangunan Indonesia khususnya sebagai devisa Negara, wajar jika kemudian pemerintah menggalakkannya.Pengembangan industry pariwisata tidak saja tanggung jawab pemrintah namun sector swaasta sangat berperan penting.
Barangkali itulah gambaran, sepintas pertumbuhan industry pariwisata yang akan dibahas dalam EATOF ( East Asean Regional Toursm Forum) yang digelar di Yogyakarta. Pertemuan bergengsi akan saling tukar pengelaman, pengelolaan, maupun sejauh mana perkembangan dunia pariwisata.
Pembangunan pariwisata di Indonesia adalah untuk meningkatkan pendapatan devisa Negara dan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan serta lapangan kerja. Dan mendorong kegiatan industry kreatif.Indonesia yang tergabung dalam East Asian Regional Toursm Forum (EATOF) mengadakan pertemuan dan membahas isuyang berkembang khususnya dalam pengembangan industry pariwisata. Hal tersebut diungkapkan, I Wayan Suweta Darma.
Menurutnya,dipilihnya Yogyakarta sebagai ajang promosi pariwisata dalam forum EATOF, Yogyakarta mempunyai potensi brkebagnya industry pariwisata dunia. “ Yogyakarta berpotensi peluang dalam pengembangan industry pariwisata dunia, dengan daya dukung obyek wisata dan situs menjadi daya tarik,”ungkap Wayan ,Konsultan Pariwisata. Dengan diselenggarakan di kota budaya, kota wisata dan kota erjuangan memounyai dampak luar biasa di bidang wisata. Dan diharapkan peserta delegasi anggota EATOF bisa melihat potensi masing-masing Negara, sampai sejauh mana melihat perkembangan pariwisata di setiap Negara.
Di samping itu, pihaknya juga akan mengadakan kerja sama dengan PHRI, dan pengelola industry pariwisata, baik dari segi pelayanan , sehingga diharapkan akan memberi kepuasaan para pengunjung forum di bidang pariwisata, kerjasama dengan pimpinan propinsi.
Tujuan pembangunan pengembangan industry pariwisata ingin mengajak potensi Negara masing-masing untuk tampil,khususnya bagi Negara anggota East Asian Regional Toursm Forum (EATOF) bertemu dalam rangka mempromosikan industry pariwisata yang ada di masing-masing negaranya.Dengan melihat potensi parwisata di masing-masing Negara.
Pimpinan propinsi di bidang kepariwisataan disebut EATOF (East Asean Inter Regional Torsm Forum) kerjasama sama propinsi di negara Asia timur dibidang keparwisataan, dan kegiatan berlangsung dari 21-22 Oktober 2016, kegiatan berlangsung yakni, general esembly bidang dari kepala dinas sebagai standing komite meeting,dan bidang gubernur-gubenur govermen partner yang akan dibahas bagaimana Negara anggota EATOF untuk membangun kepariwisataan berkelanjutan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Tepat dan sesuai dengan upaya Yogyakarta mengembangkan desa wisata sebagaia potensi dari pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Kedua, akademik simposium semacam forum diskusi para ahli akademis di bidang pariwisata di hotel Easparc, ketiga industry dari berbagai Negara anggota EATOF diperkirakan akan hadir sebanyak 21 negara,terdiri dari Negara anggota EATOF 10 negara dan 11 negara lain.
isan riyanto






