Kembali Ke Index Video


Gedung Istana Kepresidenan Yogyakarta Terbuka Untuk Umum

Jumat, 10 Mei 2019 | 23:28 WIB
Dibaca: 209
Gedung Istana Kepresidenan Yogyakarta Terbuka Untuk Umum
jamaah di gedung agung jogja

Yogyakarta - Pastvnews.com - Lintas Daerah -Syiar Islam Ramadhan - Gedung Istana Kepresidenan Yogya yang juga dikenal dan sering disebut dengan sebutan Gedung Agung, ternyata terbuka untuk umum alias diperbolehkan untuk dikunjungi oleh masyarakat luas secara gratis.

Gedung ini kesannya adalah tidak boleh untuk dikunjungi masyarakat dan terkesan semacam 'angker' . Padahal masyarakat dipersilahkan untuk berkunjung dan masuk ke Gedung Kepresidenan ini.

Bahkan untuk masuk masyarakat tidak dikenai biaya alias gratis, maka silahkan saja masuk. Adanya kabar  bahwa masuk ke tempat ini dilarang, segera dicabut ",demikian pernyataan Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta, Syaifullah SE, MM, saat memberikan sambutan dalam buka puasa bersama dengan sekitar 800 umat Islam Yogyakarta, di masjid yang ada di Gedung Agung, Jumat (10/5).

Menurutnya, memang ada tempat tempat tertentu yang tidak diperbolehkan untuk dikunjungi oleh masyarakat luas. Misal kamar untuk Bapak Presiden ataupun tempat tertentu yang telah ditentukan.

Masyarakat juga diperbolehkan untuk berfoto di tempat yang bersejarah tersebut. Ini semua silahkan saja untuk berwisata.

Akan tetapi bila ada ketentuan dan aturan tertentu, misalnya yang akan masuk harus melalui prosedur tertentu yang telah diberlakukan, diharapkan masyarakat juga harus mematuhinya. Misalnya harus lapor ke tempat  (pos) penjagaan", demikian Syaifullah.

Di bagian lain, ia menambahkan, dengan adanya buka bersama dengan ratusan muslimin muslimat Yogyakarta kali ini, diharapkan dan direncanakan nantinya bisa dilanjutkan dengan diadakannya pengajian pengajian secara bergiliran di masjid  masjid anda sekalian dengan sebutan majlis pengajian Yogyakarta.

Sementara pada kesempatan ini, penceramah menyampaikan inti pengajian antara lain  bahwa orang harus bersyukur kepada Allah SWT. Caranya ikhlas beribadah dan beramal misalnya bersedekah, mendirikan dan menjaga sholat fardhu.

Beribadah banyak godaan, rintangan dan kendalanya. Namun bagi orang yang beriman dan bertaqwa, itu semua harus ditunaikan dengan seksama dan penuh keikhlasan.’Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi