Kembali Ke Index Video


Masjid Nurul Hidayah Bantul Contohi Pemberian Daging Qurban Dengan Bahan Alami

Senin, 12 Agustus 2019 | 09:12 WIB
Dibaca: 170
 Masjid Nurul Hidayah Bantul  Contohi Pemberian Daging Qurban Dengan Bahan Alami
SIPAKAN BESEK BERBAHAN ALMI KEPADA PENERIMA DAGING

Bantul -Agustus - Media online - Pastvnews.com - Sosial Ibadah - Syiar Islam - Iddul Adha  1440 Hijriyah - Takmir, panitiia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) dan para jamaah Masjid Nurul Hidayah Karanggayam Bantul Kota Kecamatan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta bertekad mempelopori dalam mengemasi dan "tasyarufkan" (mendonasikan)

daging qurban Iddul Adha 1440 Hijriyah dengan mempergunakan bahan alami atau non plastik untuk membungkusnya.

Awak media Pastvnews.com, dari lokasi,  Minggu (10/8) melaporkan, mereka  dalam membungkus daging qurban mempergunakan daun jati dan "besek" (tempat daging yang terbuat dari bambu) serta  tas kain .

Cara seperti ini kami tempuh dengan adanya alasan kesehatan yakni supaya hegenis dan terhindar dari resedu kimiawi.

Selain itu juga alasan ekonomi yaitu mengangkat  keberadaan para perajin kecil "besek" agar produknya laku, kata Sekretaris Panitia PHBI Idul Qurban Masjid Nurul Hidayah Karanggayam Bantul, Sutris Wahono didampingi Ketua Takmir M Farid Hadiyanto SE.

Menurutnya, ini juga  sesuai dengan  adanya instruksi (anjuran) pemerintah mengenai agar dalam pendistribusian daging qurban supaya menghidari dan tidak mempergunakan plastik sebagai pembungkusnya.

Menurut hemat para takmir, panitia Idul Adha dan jamaah masjid ini , bahwa anjuran itu sangatlah baik, maka kami juga melaksanakannya.  Sementara itu, sejumlah masyarakat di daerah sekitar Karanggayam pada kesempatan sama, juga telah memenuhi anjuran pemerintah itu.  Mereka

dalam mencuci "brodot" (jrohan) tidak dengan cara dicuci di sungai. Melainkan mereka dengan cara membuang dan menimbun kotoran yang ada di dalam "brodot" dengan cara dibuang dan ditimbun di "jugangan" (lubung).

Selain itu, sebelum dipotong potong, jrohan dicuci ataupun direbus dengan air hagat terlebih dahulu serta kemudian jrohan baru dipotong potong. Jerohan yang telah dicuci dan direbus dengan air hangat akan lebih mudah diopotong - potong.

Bahkan tidak menembulkan bau tidak sedap", kata salah seorang petugas pencuci jrohan.  Hasil pengamatan dan pemantauan awak media juga menunjukkan, secara umum umat Islam di Bantul usai beribadah sholat Id di tanah lapang atslaupun masjid mereka langsung menyembelih hewan kurban di titik tempatnya masing -masing.

Sementara ada pula diantara mereka yang dslam menyembelih hewan qurban pada hari kedua ataupun ke tiga Iddul Adha. Dari mereka diantaranya sekolah-sekolah dan intansi pemerintah ataupun swasta ‘Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi