Kembali Ke Index Video


KUD TANI MAKMUR KASIHAN GELAR OP GULA

Senin, 18 Mei 2020 | 21:32 WIB
Dibaca: 34
KUD TANI MAKMUR KASIHAN GELAR OP GULA
AKTIFITAS KUD SAAT OP

Bantul -18/5/2020 - Sebagai bentuk tanggungjawab atas kondisi perekonomian saat ini sekaligus pengendalian serta menstabilkan harga gula pasir di pasaran,  maka Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Makmur Kasihan Kabupaten Bantul menggelar operasi pasar (OP) komuditas ini.

OP sebanyak empat ton. Ini kerjasama dengan Bulog DIY, di sejumlah tempat di Kasihan, selama empat hari sejak Senin (18/5/2020) hingga Kamis (21/5/2020).

Kami berharap dengan diadakannya OP ini bisa meringankan beban  masyarakat miskin dan sekaligus menekan serta menstabilkan harga gula pasir", kata Ketua KUD Tani Makmur Kasihan, Bibit Rustamto, saat membuka OP, di koperasi ini, Senin (18/5/2020).

Menurutnya, pada hari pertama Senin (18/5/2020) jumlah gula yang dipasarkan sebanyak satu ton, bertempat di DesaTirtonirmolo. Pada hari kedua sebanyak1 ton di Ngestiharjo.

Sedangkan pada hari ketiga Rabu (20/5/2020) gulanya sejumlah satu ton bertempat di Tamantirto. Sedangkan pada hari ke empat Kamis (21/5/2020) juga dipasarkan 1 ton bertempat di Desa Bangunjiwo. Sehingga jumlah total gula yang dipasarkan sebanyak 4 ton.

Kini semua sumberdaya harus bahu membahu untuk berperan secara nyata dan rial  menyelesaikan masalah yang dihadapi yaitu perekonimian yang berat", tambah Rusamto yang juga  anggota DPRD Bantul dari Partai Nasdem .

Ditambahkan, seharusnya dengan kondisi sulit saat ini diperlukan peran dari semua pihak untuk mengatasinya.

Selain itu dengan adanya masalah kesulitan, jangan sampai terjadi saling tuding mencari kesalahan pihak lain. Koperasi di Bantul "Tani Makmur" juga harus berperan.

Koperasi harus berani mengambil peran "untuku kami KUD Tani Makmur untuk menyelenggarakan OP gula pasir untuk peduli dan lebih perperan kepada masyarakat dan anggotanya.

Sementara itu, Dwi Winarti (33) dan Juwasno (47), keduanya pembeli gula pasir menyatakan, pada kali ini setiap kk meskin dijatah membeli 4 kg dengan harga Rp 12.500 per kg.

Ya ini lumayan dan menolong, karena harganya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET). Padahal di pasaran, saat ini harga gula pasir Rp 17.000 hingga Rp18.000 per kg", ungkap Dwi Winarti.

Dalam OP kali ini diterapkan protokoler terkait dengan pencegahan dan pemberantasan Covid -19 yaitu jaga jarak, kenakan masker dan cuci tangan Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi