Kembali Ke Index Video


Sapi Mati Warga Sekitar Nglegi Gunungkidul Resah 'Warga Berharap Keganjilan Dapat Terkuak Siapa Dalang & Pelakunya

Sabtu, 11 Mei 2019 | 19:19 WIB
Dibaca: 491
IBU AMIN SAAT DI WAWANCARAI WARTAWAN TERKAIT KANDANG SAPI YANG KOSONG

Gunungkidul-media pastvnews.com, warta lintas kasus di desa Nglegi Kecamatan Patuk  terkait sapi mati mendadak yang meresahan warga desa.

1 di antara sapi yang mati di desa Nglegi Patuk Gunungkidul adalah  miilk ibu amin Saat media ini kroscek  lantas Dia mengajak awak media ke kandangnya dan kandang memang telah kosong. 

Sapi mati telah di teliti oleh dokter hewan, namun  di simpulkan tak di ttemukan  penyakitnya. kata Petani tersebut menirukan dokter hewan yng telah memeriksa sapi mati di tetangga lainnya.

Ia menambahan saat di tanya  tim medis dokter hewan Patuk bertanya apa sebelum sapi mati di kasih ketela ? Ibu tersebut menjawab tidak pernah lha wong saya mau bikiin lemet  dari bahan tela saja ndak punya ketela' paparnya kepada wartawan pastvnews Jumat 10/5/2019.

Pertanyaan ini lantas terjawab teka teki kematian puluhan sapi yang dugaannya karena  di racun dengan perantara ketela karena di kandang sapi dimana di temukan ketela.

IBU AMIN TUNJUKAN KANDANG SAPI YANG KOSONG KARENA SAPI MATI  SEBELUM RAMADAN 2019

saya mengajak untuk hati  hati  dan selalu mengecek hewan piaraan sapi jangan sampai nasib menimpa seperti saya dan tetangga

semoga pemerintah terkait memberikan antisipasi serta sosialisi tentang siskamling, dan sistem keamanan yang lain warga trauma hartanya raib mendadak. sebab tahun 2018 juga ada kejadian seperti ini kemudian tahun 2019 kok kambuh,

yaa resah lah pak lha wong itu satu satunya tabungan untuk biaya menyekolahkan anak tapi malah tabungan sapi mati dugaan yang tidak wajar

kami berharap kepada pihak yang peduli perlu bahkan wajib mengejar pelakunya dan cari sampai ketemu,

warga mengalami kerugan hingga puluhan juta baru sadar karena terdapat keanehan he pak, apalagi yang di incar kok sapi - sapi yang gede dan bunting 'kata Bu amin seraya menahan kesal mengingat kejadian tersebut  tim red




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi