Kembali Ke Index Video


Pokdarwis Pucung Rejo Kagumi Desa Wisata Nglanggeran

Jumat, 22 Januari 2016 | 10:54 WIB
Dibaca: 1062
Pokdarwis Pucung Rejo Kagumi Desa Wisata  Nglanggeran
pokdarwis pucung rejo di areal embung gunungapi purba nglanggeran

Media-online pastvnews.com, Awalnya mungkin tidak ada yang menyangka, Desa Wisata Nglangeran bisa mendatangkan wisatawan yang banyak seperti sekarang ini. Berangkat dari nol atau 

tanpa modal finansial, desa wisata yang digerakan oleh para pemuda ini saat ini menjadi jujugan ribuan wisatawan dari berbagai kota, bahkan wisatawan manca negera. 

Keberhasilan desa wisata Nglangeran terungkap saat mendapat kunjungan kelompok sadar wisata Pucung Rejo Wukirsari Imogiri. Dalam penjelasannya, ketua desa wisata Nglangeran, Mursidi membeberkan bagaimana mereka mengawali, membuka Nglangeran sebagai destinasi wisata.

pokdarwis pucungrejo di joglo kalisong nglanggeran

Dalam sisi dialog atau tanya jawab, Mursidi menceritakan desa wisata Nglangeran digerakan oleh sekelompok pemuda yang tergabung dalam karang taruna. Mereka bahu membahu mempromosikan wisata gunung api purba Nglangeran hingga keluar kota, seperti Klaten, Solo, tanpa menerima upah sepeserpun. Bahkan rmereka harus rela menyisihkan sebagian uang sakunya untuk membuat brosur dan menyebarkan sendiri.

Sementara itu ketika salah seorang pengurus Pokdarwis Pucung Rejo, Ahmad, selaku bendara, yang menanyakan faktor pendukung berkembangnya desa wisata karena dukungan dana, dan bagaimana serta dari mana desa wisata Nglangeran bisa memperoleh bantuan.

pengurus pucung rejo di wakili BP. Mugiman serahkan cinderamata produksi pucung kepada ketua " desa wisata Bp. Mursidi

Mursidi mengatakan setelah mengikuti berbagai lomba, dalam rangka mempromosikan wisata gunung api purba, perlahan tapi pasti,desa wisata Nglangeran mulai banyak dikunjungi wisatawan. Dan seiring perkembangan waktu, adanya perhatian dari pemerintah Gunungkidul, dana-dana untuk promosi dan pembangunan mulai mengalir. Dana tersebut antara lain datang program PNPM, hingga program CRS Bank Mandiri.

Sementara itu ketika Ahmad kembali menanyakan terkait pengelolaan dana restribusi, Mursidi mengatakan dana yang masuk saat ini dimasukkan dalam beberapa pos anggaran, seperti pos perawatan atau pembangunan, pos kesehatan hingga  pos dana sosial yang dibagikan ke pedukuhan-pedukuhan. Sehingga ada kegiatan, seperti rosulan, masyarakat tidak lagi iuran.

Mendengar pemaparan tentang bagaimana mengelola, mempromosikan dan melayani wisatawan, hal ini memacu semangat Pokdarwis Piucung Rejo untuk mengembangkan potensi wisata yang terdapat di desa Pucung Wukirsari Imogiri. Mereka optimis desa wisata Pucung Rejo dapat berkembang dan menjadi tujuan wisata.

Selain mengagumi cara pengelolaan, rombongan pengurus dan anggota Pokdarwis Pucung Rejo yang berkesempatan menikmati keindahan gunung api purba, juga mengagumi eksostisme alam, baik gunung api purba maupun embung yang berada tidak jauh dari gunung api. anjar




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi