Kembali Ke Index Video


Opening Destinasi DIY Sosial Distanzing Di Terapkan

Sabtu, 13 Juni 2020 | 19:06 WIB
Dibaca: 136
Opening Destinasi DIY Sosial Distanzing Di Terapkan
PEMASANGAN WASTAFEL DI OBYEK WISATA PARANGTRITIS

Bantul –media pastvnews.com, warta destinasi di masa pandemi, sebelum new normal berbagai langkah di lakukan, hal ini untuk melakukan Pembukaan kembali obyek wisata di  Daerah Istimewa Yogyakarta harus disertai dengan kesiapan yang benar dan secara serentak. Apabila belum siap benar, tidak atau  belum akan dilakukan.

Kesiapaan yang harus ada tentang sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan fortap yang baku. Selain itu ketentuan sosial distanzing (protokoler) harus diterapkan dan ditaati dengan sunguh-sungguh", kata Kepala Disparta DIY, Singgih Raharjo, pada saat memimpin moniforing dan kunjungan kesiapan Parangtrifis untuk menghadapi news normal," di Parangtritis, Sabtu (13/6/1)2020).

Menurutnya, itu semua harus terpenuhi dan terlebih dahulu harus dilakukan mitigasi, sosialisasi dan antisipasi serta uji coba terlebih dabulu oleh yang berkopenten yaitu pokdarwis, dispar dan masyarakat sekitar obyek wisata.

Sarana dan prasarana pariwisata juga harus dipersiapkan dengan matang. Salah satu sarana yang harus sial diantaranya toilet harus memenihi syararat kebersihan keindahan,"kata Singgih

Maka apabila perlu harus ada penggelontoran anggaran dana dari Pemkab Bantuk untuk perbaikan saranadan prasarana obyek wisata yang diperlukan.

Sementara itu, Kepala Dispar Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, menyatakan, pembenahan obyek wisata Parangtritis sudah mulai dilakukan beberapa waktu lalu hingga kini. "Sedangkan uji coba new normal diharapkan ada kesepakatan, pemahaman dan kerja bersama dari berbagai pihak", kata Kwintarto.

Menutnya, yang sudah ditempuh penyediaan sarana dan perasana, sosialisasi dan  koordinasi dan penerapan protokoler. Sarana yang sudah disipkan antara lain penyediaan tempat cuci tangan.

Salah satunya tempat cuci tangan bantuan dari Badan Otorita Borobudur ( Kementrian Ekonomi Kreat sebagai pengelola kawasan pawisata DIY dan Jateng", katanya.

Pada kesempatan sama, salah seorang pejabat Badan Otoritas Borobudur, Indah Juaniti, menuturkan, tempat cuci tangan yang diperbantukan adalah becorak batik.

Alasannya untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal buatan Yogya. Selain itu  batik dikenal dan duakui dunia", kata Indah.

Pada kesempatan, yang sama Ketua Pokdarwis Parangtritis, Tri Waldiyana, mengungkapkan, untuk mengatasi Covid -19 pihaknya sudah membentuk tim gugus pendemi Covid -19. Persoalan yang prinsip dan sulit adalah obyek wisata Paris sangat luas, maka perlu kerja ekstra keras.

Untuk itu new normal harus disertai pula dengan program yang valid, edukasi, sosialisasi, pengawasan dan penindakan bagi yang tak mengindahkan ketentuan", ungkap Tri Waldiyana.

Monitoring kesiapan untuk menghadapi akan  dibukanya kembali obyek wisata di DIY ini, setelah di Bantul juga dilanjutnya ke  Gunugkidul antara lain di Pantai Baron. Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi