Kembali Ke Index Video


Inilah Air Terjun Yang Ngetop Grejek-Grejek di Wonosari Semoyo Patuk Gunungkidul

Kamis, 13 Februari 2014 | 14:03 WIB
Dibaca: 11126
air terjun grejek grejek wonosari semoyo patuk

Media online PASTVNEWS.COM, Desa wisata yang baru berdiri Desember 2013 ini memiliki panorama alam yang sangat bagus baik pertanian, perkebunan serta sejarah yang patut untuk di kunjungi.

Air terjun dengan ketinggiannya 15 meter, salah satunya merupakan grojogan yang  mengalir di atas batu hitam hingga meluncur di dasar kali.

Jatuhnya air bebas ini mengalir melalui permukaan bumi menuju sungai sejauh 41 meter menuju dasar sungai, sehingga total jarak alirannya 56 meter.

Lokasi air terjun Grejek – grejek di Desa wisata Jurug Taman Sari Wonosari, panoramanya sangat cantik karena lokasinya terbuka dan setiap wisatawan dapat sampai ke lokasi.

Desa wisata di Kecamatan Patuk tersebut menurut POKDARWIS akan di launching atau di resmikan hari Minggu 30 Maret 2014.

Selain itu kawasan grejek - grejek juga dapat di pakai untuk obyek fotografer, Pre Weeding.Desa wisata terbaru di Gunungkidul tersebut tak hanya menyajikan 1 obyek saja, akan tetapi lebih dari 3 lokasi yang bagus dapat di saksikan.

Air terjun yang menjadi primadona yakni grojogan Lengkongsari, kawasan tlatar gede yang memiliki view bagus dan luas dapat pengunjung nikmati. 

Artikel di ambil dari  brosur Jurug Taman Sari (JTS) Desa wisata wonosari semoyo. red

AIR TERJUN LENGKONG SARI TINGGI 28 METER KEDALAMAN KEDUNG/AIR 2-8 MT

Air terjun Grejek grejek

 

ANGGOTA, KETUA DAN WAKIL POKDARWIS JTS di lokasi air terjun

PANORAMA ALAM DARI ATAS AIR TERJUN MELIHAT HUTAN DAN KALI SEMOYO




Video Terkait


2 Komentar
Gendut Darinto
Minggu, 16 Februari 2014 | 08:28 WIB
Saya ikut senang atas dibukanya desa wisata JTS Jurug Gede,semoga tambah ramai,banyak pengunjung dan bisa meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat. Bravo Jurug Gede
Balas
Gandung Sunarto
Kamis, 27 Februari 2014 | 17:42 WIB
Sebenarnya banyak potensi yg blm tergarap. Kuncinya masyarakat hrs kreatif, pengelola banyak studi banding. Kemasan nggak usah mengada-ada, jual aja apa adanya. Wisatawan lebih senang yg serba alami.
Balas

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi