Kembali Ke Index Video


Pasca Lebaran Bantul Berwacana New Normal Atasi Covid 19

Senin, 25 Mei 2020 | 17:32 WIB
Dibaca: 366
Pasca Lebaran Bantul Berwacana New Normal Atasi Covid 19
WABUP HALIM MUSLIH MUNGKIN BANTUL ADA NEW NORMAL

Bantul –PASTVNEWS.COM,- Kabupaten Bantul berwacana dan menggagas semacam metode  "new normal" (mengatasi dengan cara bersahabat melalui aktivitas sebagiamana mestinya secara norma) untuk melawan dan mengatasi pendemi dampak Virus corona (covid -19).

Meskipun harapan yang juga dilontarkan oleh pemerintah pusat ini, untuk di Bantul baru sebatas wacana, namun diharapkan harus terealisasi.

Selain itu hasilnya juga harus positif dan signifikan dalam upaya mengatasi berbagai persoalan yang terdampak Covid -19", demikian ungkapan Wabub  Bantul, Abdul Halim Muslih, di sela berlangsung silaturahmi dengan sanak saudara pada  Idul Fitri 1441 H, di rumah kediamannya Singosaren Imogiri Bantul, Senin (25/5/2020).

Menurutnya, dalam merealisasikan dan mengawal  konsep penting ini, diperlukan konsep dan kesiaan yang prima pula dari semua pihak. Pihak yang harus siap diantaranya adalah organisasi perangkat daerah (OPD), legislatif dan masyarakat secara luas.

Alasan diperlukannya adanya "new normal" adalah hingga kini, faktanya bahwa dampak covid -19 semakin luas. Misalnya dampak di bidang ekonomi yang semakin buruk.

Pendapatan di APBN dan PAD Bantul  berkurang dratis. Misalnya obyek wisata Parangtritis yang semula menghasilkan PAD milyaran rupiah per tahun. Setelah kena dampak covid -19 hasilnya hanya sekitar ratusan juta rupiah.

Secara mudah dan sederhana  "new normal" adalah masyarakat tetap melakukan kegiatan seperti biasanya, namun tetap harus lebih mematuhi protokoler (sosial distanching) untuk mengatasi virus tersebut", tambah Abdul Halim.

Ia menjelaskan, aktivitas normal diantaranya misalnya meliputi berbagai kegiatan ekonomi, pariwisata dan pendidikan (proses belajar mengajar di sekolah) harus normal.

Namun agar itu semua bisa berjalan sebagiamana yang diharapkan bersama, maka harus ada konsep yang matang.

Konsep harus digodog secara profesional  oleh lihak yang berkompeten termasuk eksekutif dan legislatif serta pihak lainnya.

Terealisasinya wacana itu sangatlah penting, karena faktanya hingga kini meski berbagai upaya pencegahan covid -19 sudah dilakukan, namun grafik daripada covid memang menunjukkan trend yang semakin berat", tambah Halim.

Dijelaskan, data menunjukkan bahwa kenyataannya tidak sesuai dengan yang diprediksikan selama ini. Prediksi menyebutkan  Covid -19 muncul di Indonesia sejak Februari dan awal Mei sudah reda, namun faktanya hingga kini masih terus meningkat dan peningkatan itu sampai kapan kita belum bisa mengetahui secara pasti.

Dengan demikian, maka diperlukan adannya "new normal" guna mengatasi Covid -19 secara halus dan cermat dan menghindari cara yang ceroboh agar hasilnya lebih signifikan pungkas wabub. Supardi




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi