Kembali Ke Index Video


7 Kompleks Hunian Warga Integrated Community Shelter Dibangun Di Sigi & Donggala

Rabu, 9 Januari 2019 | 21:25 WIB
Dibaca: 99
7 Kompleks Hunian Warga Integrated Community Shelter Dibangun Di Sigi & Donggala
warga terima akses hunian pasca gempa palu

Sulawesi Tengah –Media PASTVNEWS.COM, Sejak terjadinya bencana gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi yang terjadi di Sulawesi Tengah pada 28 september 2018, bantuan dan dukungan terbaik kepada para penyintas gempa terlaksana.

Sehingga hunian untuk para penyintas gempa bumi, tsunami dan likuifaksi adalah pembangunan kompleks Hunian Nyaman Terpadu atau Integrated Community Shelter (ICS).telah di bangun di berbagai titik di Palu, Sigi, Donggala.

Berpusat di ICS Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, lemabaga kemanusiaan ACT meresmikan ketujuh kompleks ICS pada Selasa (8/1), dari sebelas kompleks ICS yang disiapkan.

Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Syuhelmaidi Syukur selaku Senior Vice President, Paulina selaku Wakil Bupati Sigi, Kasman Lassa selaku Bupati Donggala, serta M. Alfatih Timur selaku CEO Kitabisa.com.

Lembaga kemanusian ini dalam membantu bencna alam seperti di Sulteng ini, mengerahkan semua kekuatan dan kemampuannya dalam merespons dan menangani setiap masalah pascabencana secara cepat, total, dan tuntas. Tentu dengan manajemen kebencanaan yang total pula,” jelas Syuhelmaidi, Selasa (8/1).

Tujuh kompleks ICS yang diresmikan pada Selasa (8/1) meliputi ICS Duyu, ICS Ulujadi, dan ICS Habib Soleh di Kota Palu; ICS Lolu, ICS Sibalaya, ICS Soulowe di Kabupaten Sigi; serta ICS Wani di Kabupaten Donggala. Jumlah total yang sudah terbangun dalam semua kompleks itu adalah sebanyak 656 unit, dari 1.168 unit yang disiapkan.

Kami pun sedang dalam tahap pembangunan satu kompleks ICS lagi. Target kami akan membangun 11 kompleks ICS, tiga yang tersisa sudah dalam tahap persiapan, tinggal eksekusi pembangunannya. Kami mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat Indonesia agar ikhtiar-ikhtiar ini dapat terwujud,” tutur Syuhelmaidi.

Satu dari tujuh kompleks, ICS Desa Lolu, dilengkapi dengan sarana layanan logistik pengungsi. Bekerja sama dengan Global Wakaf.

“Desa Lolu kami pilih sebagai lokasi HDC karena lahannya yang luas, menampung 160 unit shelter. Kondisi lingkungan dan masyarakatnya pun kondusif, di samping Desa Lolu juga menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi yang besar. HDC ini menjadi tahap pertama, sambil kita mempersiapkan aksi-aksi selanjutnya,” ungkap Syuhelmaidi. 

Rizky Wihardi selaku Koordinator HDC memaparkan, nantinya HDC akan menjadi pusat layanan logistik untuk warga terdampak bencana yang berada di sekitar Desa Lolu.

HDC di ICS Desa Lolu siap untuk melayani 4.200 keluarga atau setara 16.000 jiwa. Sehingga dihitung per hari, HDC mampu mendistribusikan 300 paket logistik secara gratis bagi para warga terdampak.

Tahap pertama dalam pemulihan, insya Allah HDC akan hadir selama tiga bulan ke depan,” tambah Rizky. Dinact DIY/tim editing




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi