Kembali Ke Index Video


Elektabilitas Naik Purwatiningsih SH " Caleg Golkar Dapil 2 Patuk Siap Syukuran

Sabtu, 5 April 2014 | 17:25 WIB
Dibaca: 1387
Elektabilitas Naik Purwatiningsih SH " Caleg Golkar  Dapil 2 Patuk Siap Syukuran
PURWATININGSIH SH. ASAL JATIKUNING NGORO-ORO CALON DPR D GUNUNGKIDUL 2014-2019 UNTUK DAPIL 2 PATUK, NGAWEN, GEDANGSARI, DAN NGLIPAR

Media Massa PASTVNEWS.COM, pemilihan legislatif tahun 2014 Patut di simak, beragam setrategi belum tentu dapat melenggang ke kancah meja legislatif di setiap dapil di wilayahnya masih masing.

Beragam profesi mereka nekat maju bahkan modal minimpun ada yang terus menggalang masa hal ini agar terpilih menjadi Dewan.

Salah satu Caleg bernama Perempuan, dapil 2 Di gunungkidul Purwatiningsih SH, asal Jatikuning Ngoro-oro, Patuk Gunungkidul telah siap bertarung dengan para lawan dalam kancah perpolitikan Gunungkidul.

Wilayah yang di usung adalah Ngawen, Gedangsari, Nglipar dan Patuk, karena dapil ini lebih dekat dengan kegiatannya.

Kinerja Purwatiningsih seiring dengan perkembangan, Dia aktif terjun di dunia  kemasyarakat, sehingga bekal ini akan berpengaruh terhadap si Pemilih, selain modal yang lainnya telah di miliki.

Purwatiningsih SH. yang menekuni Advokad atau pengacara, kesehariannya juga  sering mendampingi bagi warga yang kena masalah terkait Hukum, yang lebih menekankan kemanusiaan dan kondisi kliennya.

Salah satunya kliennya adalah orang miskin untuk mencari keadilan,agar ringan dari biaya dan beban yang berat, Nah si Orang tersebut betul - betul memang tidak mampu membayarnya.

Atas kenyataan ini maka Purwatiningsih,  justru malah membebaskan dari segala biaya" selain karena keluarga dan orangtuanya juga tidak mampu, sehingga biaya administrasi di selesaikan sendiri dalam mengadapi Hukum tersebut.

Kata Purwatiningsih, saya menjadi advokat tidak semata mata uang, akan tetapi kemanusiaan dan kebenaranlah yang yang saya bela.

Jadi kinerja juga di imbangi dengan nurani, hal ini agar mata duwitan bisa terkikis.

Terkait pencalonan menjadi Caleg Gunungkidul dapil 2, untuk yang ke 2 kalinya ini, Jelas saya akan berjuang agar Patuk memiliki wakil rakyat dari daerah Ngoro-oro, sehingga dalam pembangunan daerah dapat berfungsi lebih.

Terlebih "kata Istri Sutarjo S.Ag, seorang Dai kondang tersebut, mengatakan selama 1 periode Dprd di dapil Patuk, hasil pemilu 1999, terlihat minim  turun di wilayah Patuk.

Oleh sebab itu, maju Nyaleg tentu banyak dorongan Dong kata Istri sutarjo Ibu dari 2 nakan tersebut.

Saya mohon dukungannya, pada 09 April 2014, nama saya di ingat kemudian di coblos di nomor urut 2 partai Golkar, jangan lupa iki koncone dewe sing siap mbangun bersama, nek ada yang dekat kenapa yang jauh jadi pilihah  "kata Pur kepada media pastvnews.

Menurut sebuah survei pada bulan November 2013 parpol yang kuat dalam bersaingan pileg di Patuk adalah, Golkar Pan dan Pkb.

Sedang saingan kedua adalah Pdip, Gerindra, dan Pks, untuk parpol lain ada di  urutan ke tiga.

Benarkah bisa demikian atau bagian dari itu Justru Purwatiningsih.SH bisa melenggang  menjadi wakil dari rakyat kecamatan Patuk untuk menjadi Dprd Gunungkidul ?,

Tentu tabir siapa yang dapat menjadi wakil rakyat dari warga Patuk untuk menjadi Dprd Gunungkidul 2014 ada di tangan tangan warga setempat.

Yang jelas saat caleg 1999 dulu Purwatiningsih sudah dapat 1500 suara lebih, sedang hasil elektabilitas Purwatiningsih 6 bulan terakhir ini juga cukup bagus, dan telah mencapai 11,6 %,dan tingkat kepercayaan ini lebih tinggi di banding caleg lain yang menjadi pesaingnya, apalagi jelang akhir masa kampanye banyak warga yang merapat dengannya.

Dalam kalkulasi politik, memang saat saat akhir menjelang Coblosan, tentu semuanya bisa berubah, bisa naik, turun, atau staknan, hal ini tergantung taktik serta setrategi lah yang dapat mengubah dari perolehan Suara.

Lalu bagaimanakah kesiapan anda khususnya warga kecamatan Patuk, apa telah siap dengan calon - calon yang anda usung,serta siap kalah dan siap menang ? " "team red

 




Video Terkait


Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Komentar


*) Wajib Diisi